Mengetahui Bagian Gitar Serta Fungsinya

Saat mempelajari alat musik tertentu, penting untuk mengetahui bagian-bagian yang berbeda di dalamnya serta fungsinya. Untuk pemula yang baru belajar atau tertarik dengan musik, gitar pilihan biasanya adalah gitar.

Gitar adalah alat musik yang relatif mudah dan tidak terlalu rumit. Namun, ada bagian yang berbeda pada gitar yang masing-masing fungsinya berbeda. Periksa informasi berikut jika Anda ingin mempelajari dan mempelajari lebih lanjut tentang bagian-bagian gitar yang berbeda.

Gitar

adalah alat musik petik yang dapat dimainkan dengan cara dipetik dengan dua cara yaitu dipetik dengan jari dan di cubit. Gitar itu sendiri terdiri dari memiliki bagian tubuh dasar dan leher yang kokoh yang berfungsi sebagai tempat senar.

Umumnya ada enam senar pada gitar itu sendiri, dihubungkan bersama. Gitar umumnya terbuat dari berbagai jenis kayu dan senar nilon atau baja. Namun bahan dasar atau material yang digunakan pada gitar modern juga polikarbonat.

Secara umum gitar dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu gitar akustik dan gitar elektrik. Gitar akustik memiliki tubuh berongga dan telah ada selama ribuan tahun. Gitar akustik sendiri juga terbagi menjadi tiga jenis, yaitu gitar akustik dengan senar nilon, gitar akustik senar baja, dan gitar busur.

Sementara itu, gitar listrik pertama kali diperkenalkan pada tahun 1930-an, yang didasarkan pada penguat elektronik yang dapat menangani suara yang dipancarkan oleh instrumen. Awalnya gitar elektrik juga menggunakan bodi berlubang seperti gitar akustik, namun ada perubahan pada bodi solid karena lebih nyaman. Gitar elektrik sendiri sudah terkenal dan sering dimainkan diberbagai jenis musik seperti blues, country, reggae, pop dan masih banyak lagi.

Gambar Bagian dan Fungsi

Bagian

akustik memiliki tidak kurang dari tiga belas bagian yang berperan penting dalam memainkan alat musik. Pada gitar akustik sendiri interiornya terbagi menjadi tiga bagian utama yaitu head, neck atau neck, dan body atau badan yang kemudian dibagi menjadi beberapa bagian sebagai berikut.

1. Head

Head atau headstock Bagian pertama dari gitar akustik adalah head atau headstock yang terletak di bagian atas gitar. Pada umumnya kepala gitar terbuat dari kayu sebagai tempat bagian tuner dan mur.

Kepala instrumen gitar ini biasanya juga mewakili merk atau merk gitar yang dibuat, karena setiap merk gitar pada umumnya memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain. Selain itu, pada bagian kepala atau headstock gitar juga terdapat gambar dan logo dari merek alat musik yang dibuat.

2. Bagian nut

dari instrumen gitar akustik yang kedua adalah nut yang merupakan bantalan kecil yang biasa digunakan untuk menopang enam senar pada gitar agar suara yang keluar dari instrumen tersebut terdengar nyaring.

Tanpa nut pada gitar, suara yang keluar tidak akan nyaring. Pada umumnya semua merk gitar menggunakan warna kenari yang sama yaitu putih. Pada mur gitar juga terdapat alur yang digunakan untuk menahan senar gitar.

3. Tuner

Bagian ketiga dari gitar akustik adalah tuner, yaitu driver pada gitar yang umumnya terbuat dari logam atau metal. Banyaknya tuner pada sebuah gitar memiliki jumlah senar yang sama yaitu 6 buah.

Ini karena setiap tuner pada gitar mewakili satu akord di dalamnya. Fungsi tuner pada gitar berguna untuk menyetem atau tuning suara pada gitar akustik.

4. Fret

Bagian dari gitar akustik yang keempat adalah fret yang disetrika di seluruh fingerboard atau fretboard. Pada umumnya fret gitar terbuat dari logam.

Pada gitar akustik terdapat 19 fret yang berfungsi untuk mengatur nada senar saat dimainkan. Oleh karena itu, fungsi fret pada gitar akustik sangatlah penting dan vital.

5. Neck

Bagian kelima dari gitar akustik adalah neck atau leher yang berfungsi sebagai tempat tangan kiri untuk memegang gitar, atau sebaliknya untuk orang yang kidal. Leher pada gitar yang bagus umumnya cukup lurus.

Jika ada busur di gitar, kualitas gitar tidak lagi bagus. Secara umum, leher gitar terbuat dari kayu solid yang berkualitas tinggi.

6. Konektor atau stub

part gitar akustik part VI adalah konektor atau stub yang umumnya terbuat dari kayu solid yang berfungsi untuk menempelkan neck pada body gitar.

Umumnya konektor atau rintisan instrumen gitar memiliki bentuk yang berbeda satu sama lain. Variasi ini sering dibuat untuk alasan estetika, tetapi juga bisa menjadi penentu kualitas suara yang keluar atau tidak.

7. Body

: Bagian ketujuh dari gitar akustik adalah body atau body yang merupakan bagian terpenting dan paling menonjol dari gitar. Ini karena 80% dari keseluruhan gitar terdiri dari bagian ini.

Body gitar itu sendiri juga bisa menjadi tanda tersendiri dari merek gitar atau pemegang hak cipta. Hal inilah yang membuat body gitar pada umumnya berbeda dan bervariasi menurut pembuat instrumennya.

8. Bridge

Bagian kedelapan dari gitar akustik adalah bridge yang memiliki fungsi untuk menempelkan atau menempelkan senar gitar pada body.

Selain itu, pada bagian bridge gitar terdapat white board yang sering disebut sebagai sadel, dan bagian ini umumnya terbuat dari kayu berkualitas tinggi.

9. Soundboard

Bagian kesembilan dari gitar akustik adalah soundboard, yaitu kotak resonansi gitar akustik.

Pada umumnya soundboard pada gitar memiliki bentuk seperti tabung, di dalamnya terdapat ruang yang berfungsi untuk menggemakan suara yang dihasilkan oleh senar gitar yang dimainkan. Soundboard juga memiliki fungsi agar suara yang dikeluarkan saat bermain gitar semakin nyaring.

10. Lubang suara

adalah bagian dari instrumen gitar akustik yang kesepuluh adalah lubang suara yang merupakan bagian dari gitar yang berfungsi sebagai akses ke papan suara.

Getaran dari senar yang dimainkan pada gitar akan melewati lubang suara ini sebelum suara tersebut diresonansi oleh soundboard gitar.

11. Senar atau Senar

Bagian dari kesebelas gitar akustik adalah senar atau chord yang merupakan salah satu bagian terpenting dari gitar. Hal ini dikarenakan jika gitar tidak memiliki senar maka tidak lengkap dan tidak dapat dimainkan.

Pada umumnya ada enam senar pada gitar, terdiri dari 1 senar, 2 senar, 3 senar, 4 senar, 5 senar, 6. E, nada A, nada D, nada G, nada B, nada E1.

12. Sadel

Bagian dari gitar akustik ke-12 adalah sadel yang mewakili beban pada gitar pada jembatan gitar.

Sadel pada gitar memiliki fungsi yang hampir sama dengan nut pada gitar, yaitu membuat suara yang dikeluarkan lebih keras.

13. Fingerboard atau fretboard

Bagian dari gitar akustik ketiga belas adalah fingerboard atau fretboard yang sesuai dengan namanya memiliki arti seperti fingerboard. Fingerboard pada gitar digunakan untuk memposisikan jari saat senar ditekan pada fret tertentu.

Umumnya, fingerboard pada gitar terletak di bagian depan leher gitar.

Bagian-bagian dari gitar elektrik

1. Bagian body

dari gitar elektrik Yang pertama adalah body dan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan suara dari sebuah gitar elektrik. Hal ini karena meskipun ada faktor lain yang dapat mempengaruhi kualitas suara, kayu yang digunakan pada body gitar merupakan faktor kunci dalam kualitas suara yang akan dibuat.

Body gitar elektrik sendiri terbuat dari beberapa potongan kayu solid yang terdiri dari beberapa jenis kayu, seperti alder, ash, maple, dan mahoni.

Body gitar elektrik ini sebenarnya dapat dibuat dari satu buah kayu saja, namun pada umumnya bagian ini terbuat dari beberapa buah dua, tiga, atau bahkan lima buah kayu solid yang digabungkan menjadi satu kesatuan sehingga membentuk sebuah gitar listrik.

Kombinasi paling umum dari jenis konstruksi gitar listrik yang menggunakan satu jenis kayu untuk mengecat bodi utama adalah maple yang kemudian dilapisi dengan kayu mahoni.

Hal ini dilakukan untuk memanfaatkan perbedaan serat yang terdapat pada kayu maple yang memiliki suara khas yang cerah dan kuat, dipadu dengan kayu mahoni yang memiliki karakteristik suara yang kaya dan hangat sehingga menghasilkan suara yang lebih baik.

2. Leher

: Bagian kedua dari gitar listrik adalah leher. Bagian ini dengan sendirinya memiliki dampak besar pada cara seseorang bermain. Hal ini dikarenakan tangan seseorang yang memainkan gitar sangat sensitif, sehingga perbedaan bentuk dan ukuran pada bagian ini akan berdampak besar pada keluaran suara gitar listrik tersebut.

Beberapa jenis kayu yang sering digunakan di departemen ini adalah kayu mahoni, rosewood, natto, paduk dan terkadang ada juga yang menggunakan maple. Pembuatan bagian gitar ini sangat penting karena dapat melengkung dan membutuhkan jenis kayu yang kuat dan kokoh.

Salah satu merek gitar musik, Yamaha sendiri, menggabungkan beberapa jenis kayu dalam pembuatan instrumen ini, yaitu mahoni dengan rosewood, ebony, dan paduk yang digunakan untuk menghasilkan kualitas suara yang diinginkan.

Ada tiga jenis konstruksi pada gitar yang digunakan untuk menggabungkan neck gitar dengan body gitar yang terdiri dari sebagai berikut.

  1. Bolt-On Neck, yang merupakan jenis konstruksi paling umum yang dapat ditemukan pada gitar listrik. Leher jenis ini dipasang hanya pada badan gitar. Selain itu, jenis gitar ini relatif mudah untuk dirancang, dapat menghasilkan suara dan nada yang jernih dan bertenaga, serta mudah diperbaiki jika terjadi kesalahan pada gitar.
  2. Set-In Neck, sejenis konstruksi pada gitar dimana neck direkatkan dengan lem pada celah pada body gitar. Metode Set-In Neck sendiri biasanya memakan waktu lebih lama dan pembuatannya lebih sulit, yang membuat harga gitar jenis ini semakin mahal.
  3. Neck through body, sejenis konstruksi pada gitar ini, memiliki neck yang memanjang dari ujung headstock hingga ujung body gitar. Setiap sisi badan gitar direkatkan menggunakan lem ke sisi berlawanan dari leher gitar, yang membentuk sayap yang menempel pada badan pesawat. Gitar yang menggunakan konstruksi jenis ini adalah yang paling sulit dibuat dan oleh karena itu relatif mahal.

3. Fingerboard dan Fret

Bagian dari gitar elektrik yang ketiga adalah fingerboard dan fret. Saat bermain gitar, Anda sering merasakan finger pad dan fret menghiasi instrumen dibandingkan dengan gitar lainnya. Bahan yang digunakan pada bagian ini sering mempengaruhi suara yang dihasilkan, oleh karena itu penting untuk memastikan pemilihan bahan yang baik dan pemasangan yang tepat.

Secara umum, fingerboard itu sendiri membutuhkan kayu solid dan warna yang lebih gelap seperti ebony dan rosewood untuk memberikan kombinasi yang baik antara daya tahan dan keluaran suara. Selain itu, untuk tampilan yang berbeda, ada juga yang menggunakan kayu maple.

4. Bagian nut

pada gitar elektrik keempat adalah nut dan merupakan bagian dimana senar dipasang. Nut adalah alur tempat senar gitar berpijak, yang telah dipotong secermat mungkin agar ukuran dan bentuknya sesuai dengan senar yang ada.

Kacang umumnya terbuat dari tulang, plastik keras, atau menggunakan bahan sintetis canggih. Selain itu, bahan nut pada gitar elektrik harus kokoh agar suara yang dihasilkan bagus, tetapi juga licin untuk mencapai stabilitas yang baik untuk penyetelan.

5. Jembatan dan ekor

Bagian dari gitar listrik kelima adalah jembatan dan ekor. Bridge pada gitar elektrik memiliki tiga fungsi utama, yaitu untuk menempatkan senar gitar pada body gitar. Sebuah jembatan sering juga disebut sebagai jembatan getar atau dikenal juga dengan istilah vibratory bridge.

Selain itu, ada banyak faktor yang dapat mengubah cara Anda bermain gitar, termasuk sudut di mana senar bertumpu pada jembatan gitar. Ada tiga jenis utama gitar listrik, tremolo antik, jembatan stoptail, dan tremolo kunci.

6. Mesin Tuning

Bagian dari gitar listrik keenam adalah mesin tuning yang bisa juga disebut kepala instrumen, kunci tuning, atau tuner.

Dengan membalik alat tala Anda akan mengarsipkan senar yang ada sehingga senar yang ada menjadi lebih kencang dan membuat nada gitar menjadi lebih tinggi.

7. Truss Rod

Bagian dari gitar elektrik ketujuh adalah truss rod dan berguna untuk menyetel dan meluruskan neck pada gitar serta menyeimbangkan tegangan pada senar gitar.

Belajar Kunci Gitar :

chordtela